<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-374377208910007765</id><updated>2012-02-16T17:25:49.494+07:00</updated><category term='AK'/><title type='text'>SEPUTAR ILMU PENGETAHUAN</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://agus-hakim.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Headmaster SMANCI ONLINE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00495578494945490970</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_eGx-1q7rkjc/ShQn6XrvxTI/AAAAAAAAAAM/yfwR5wSzZQA/S220/image9583039.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-374377208910007765.post-1782761901441483139</id><published>2009-10-16T01:17:00.000+07:00</published><updated>2009-10-16T01:18:31.772+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AK'/><title type='text'>Ciri-ciri Kepala Sekolah yang Efektif</title><content type='html'>Kepala sekolah memiliki peranan yang sangat kuat dalam mengkoordinasikan, menggerakkan, dan menyerasikan semua sumber daya pendidikan yang tersedia di sekolah. Kepala sekolah dituntut mempunyai kemampuan manajemen dan kepemimpinan yang memadai agar mampu mengambil inisiatif dan prakarsa untuk meningkatkan mutu sekolah (Mulyasa, 2005).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen sekolah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan. Hal ini disebabkan karena manajemen sekolah secara langsung akan mempengaruhi dan menentukan efektif tidaknya kurikulum, berbagai peralatan belajar, waktu mengajar dan proses pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah efektif dalam perspektif manajemen, manajemen sekolah merupakan proses pemanfaatan seluruh sumber daya sekolah yang dilakukan melalui tindakan yang rasional dan sistematik (mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengerahan tindakan dan pengendalian) untuk mencapai tujuan sekolah secara efektif dan efisien. Darling-Hammond, L (1992) menyatakan dimensi sekolah efektif meliputi : 1) layanan belajar bagi siswa, 2) pengelolaan dan layanan siswa, 3) sarana dan pra sarana sekolah, 4) program dan pembiayaan, 5) partisipasi masyarakat, dan 6) budaya sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah yang efektif berada dalam lapangan manajemen sekolah yang ciri/karakteristiknya menurut Edmonds (dalam Syafaruddin, 2002) meliputi (a) Kepala sekolah dan guru-guru memiliki komitmen dan perhatian yang tinggi terhadap perbaikan mutu pengajaran, (b) Guru-guru memiliki harapan yang tinggi untuk mendukung pencapaian prestasi siswa, (c) Iklim sekolah yang tidak kaku, sejuk tanpa tekanan dan kondusif dalam seluruh proses pengajaran, (d) Sekolah mempunyai pemahaman yang luas tentang fokus pengajaran dan mengusahakan keefektifan sekolah dengan mendayagunakan seluruh sumber daya sekolah untuk mencapai tujuan secara maksimal, (e) Sekolah efektif dapat menjamin kemajuan siswa yang dimonitor secara periodik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri kepala sekolah yang memiliki kemampuan dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen meliputi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perencanaan meliputi (1) Kepala sekolah dapat menetapkan program-program sekolah, (2) Kepala sekolah dapat merumuskan kebijakan-kebijakan sekolah, (3) Kepala sekolah dapat menyusun program kerja sekolah, dan (4) Kepala sekolah dapat merumuskan langkah-langkah pelaksanaan program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengorganisasian meliputi (1) Kepala sekolah dapat menempatkan guru sesuai dengan potensi dan kemampuan yang dimiliki dalam KBM, (2) Kepala sekolah dapat mengatur penggunaan sarana dan prasarana yang ada sesuai dengan kebutuhan siswa, guru dan personel lain sehingga terjalin kerjasama yang baik, (3) Kepala sekolah dapat memberikan solusi terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh guru dan personel sekolah lainnya, (4) Kepala sekolah dapat mengatur kerjasama dengan pihak atau instansi lain untuk menyukseskan program-program sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penggerakan meliputi (1) Kepala sekolah dapat memotivasi guru sehingga guru merasa mampu dan yakin untuk melaksanakan program- program sekolah, (2) Kepala sekolah dapat memimpin dan mengarahkan guru-guru dengan baik, (3) Kepala sekolah dapat mendorong guru-guru untuk mengembangkan profesionalisme sesuai dengan bidangnya, (4) Kepala sekolah dapat mendorong guru bekerja dengan tujuan untuk pencapaian prestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengendalian meliputi (1)Kepala sekolah dapat mengevaluasi pelaksanaan program-program sekolah seperti yang telah ditetapkan dalam tahap perencanaan, (2) Kepala sekolah dapat mengevaluasi kinerja guru dan personel sekolah lainnya, (3) Kepala sekolah dapat memberikan penguatan terhadap keberhasilan yang telah dicapai oleh guru, (4) Kepala sekolah dapat memperbaiki kesalahan/kelemahan yang telah dibuat oleh guru dan personel lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/374377208910007765-1782761901441483139?l=agus-hakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agus-hakim.blogspot.com/feeds/1782761901441483139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/10/ciri-ciri-kepala-sekolah-yang-efektif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/1782761901441483139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/1782761901441483139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/10/ciri-ciri-kepala-sekolah-yang-efektif.html' title='Ciri-ciri Kepala Sekolah yang Efektif'/><author><name>Headmaster SMANCI ONLINE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00495578494945490970</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_eGx-1q7rkjc/ShQn6XrvxTI/AAAAAAAAAAM/yfwR5wSzZQA/S220/image9583039.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-374377208910007765.post-3723996113512206648</id><published>2009-10-16T01:14:00.000+07:00</published><updated>2009-10-16T01:16:29.752+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AK'/><title type='text'>Peran Kepala Sekolah dalam Mengefektifkan Organisasi Sekolah</title><content type='html'>Secara teoritis, organisasi sekolah dalam menyelenggarakan programnya terlebih dahulu menyusun tujuan dengan baik yang penerapannya dilakukan secara efektif dan efisien dalam proses belajar mengajar (PBM). Keefektifan organisasi sekolah tergantung pada rancangan organisasi dan pelaksanaan fiingsi komponen organisasi yang meliputi proses pengelolaan informasi, partisipasi, pelaksanaan tugas pokok organisasi, perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah memiliki peranan yang sangat kuat dalam mengkoordinasikan, menggerakkan, dan menyerasikan semua sumber daya pendidikan yang tersedia di sekolah. Kepemimpinan kepala sekolah merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong sekolah untuk dapat mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran sekolahnya melalui program-program yang dilaksanakan secara terencana dan bertahap. Kepala sekolah dituntut mempunyai kemampuan manajemen dan kepemimpinan yang memadai agar mampu mengambil inisiatif dan prakarsa untuk meningkatkan mutu sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edmonds (dalam Sagala, 2005) tentang sekolah efektif menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sedemikian penting untuk menjadikan sebuah sekolah pada tingkatan yang efektif. Asumsinya adalah bahwa sekolah yang baik akan selalu memiliki kepala sekolah yang baik, artinya kemampuan profesional kepala sekolah dan kemauannya untuk bekerja keras dalam memberdayakan seluruh potensi sumber daya sekolah menjadi jaminan keberhasilan sebuah sekolah. Untuk lebih mengefektifkan pelaksanaan pekerjaannya dan dapat mendayagunakan seluruh potensi sumber daya yang ada di sekolah maka kepala sekolah harus memahami perannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Kepala sekolah sebagai manajer&lt;br /&gt;Supriyono (2000) mengatakan bahwa manajer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk mencapai hasil tertentu melalui tindakan orang lain yang berada dibawah tanggung jawabnya. Sebagai manajer, kepala sekolah harus memiliki strategi yang tepat untuk memberdayakan tenaga kependidikan melalui kerjasama atau kooperatif, memberikan kesempatan kepada para tenaga kependidikan untuk meningkatkan profesinya, dan mendorong keterlibatan seluruh tenaga kependidikan dalam berbagai kegiatan yang menunjang program sekolah, (Mulyasa, 2005).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manajer kepala sekolah harus mampu mengusahakan berbagai kegiatan yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan-kegiatan tersebut adalah merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan. Merencanakan, dalam arti kepala sekolah harus benar-benar memikirkan dan merumuskan dalam suatu program tujuan dan tindakan yang harus dilakukan; Mengorganisasikan, berarti bahwa kepala sekolah harus mampu menghimpun dan mengkoordinasikan sumber daya manusia dan sumber-sumber material sekolah sebab keberhasilan sekolah sangat bergantung pada kemampuan kepala sekolah dalam mengatur dan mendayagunakan berbagai sumber daya dalam mencapai tujuan; Memimpin, dalam arti bahwa kepala sekolah memiliki kemampuan untuk mengarahkan dan mempengaruhi seluruh sumber daya manusia untuk melakukan tugas-tugasnya yang esensial. Dengan menciptakan suasana yang tepat kepala sekolah dapat membantu sumber daya manusia untuk melakukan hal-hal yang paling baik.; Mengendalikan, dalam arti kepala sekolah memperoleh jaminan bahwa sekolah berjalan mencapai tujuan. Apabila terdapat kesalahan di antara bagian-bagian yang ada dari sekolah tersebut maka kepala sekolah harus memberikan petunjuk dan meluruskan.&lt;br /&gt;Kepala sekolah berfungsi dan bertugas sebagai manajer mempunyai tugas antara lain (1) menyusun perencanaan, (2) mengorganisasikan kegiatan, (3) mengarahkan kegiatan, (4) mengkoordinasikan kegiatan, (5) melaksanakan kegiatan, (6) melakukan evaluasi terhadap kegiatan, (7) menentukan kebijaksanaan, (8) mengambil keputusan, (9) mengadakan rapat, (10) mengatur proses belajar mengajar, (11) mengatur administrasi, ketatausahaan, siswa, ketenagaan, sarana dan prasarana, keuangan sekolah/RAPBS, (12) mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat dan instansi lain, dan (13) mengatur organisasi siswa intra sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari paparan di atas, bahwa peran kepala sekolah sebagai manajer dapat dilihat pada kemampuan penyusunan berbagai program sekolah, penyusunan personalia sekolah, pengoptimalan segenap sumber daya sekolah, dan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi oleh guru dan staf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Kepala sekolah sebagai administrator&lt;br /&gt;Kepala sekolah sebagai administrator memiliki hubungan yang sangat erat dengan berbagai aktivitas pengelolaan administrasi yang bersifat pencatatan, penyusunan, dan pendokumenan seluruh program sekolah. Sebagai seorang administrator, kepala sekolah harus memiliki kemampuan untuk memperbaiki dan mengembangkan semua fasilitas sekolah baik sarana maupun prasarana pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah sebagai administrator pendidikan harus mampu menerapkan kemampuannya dalam tugas-tugas operasionalnya yakni kemampuan pengelolaan kurikulum, pengelolaan administrasi peserta didik, pengelolaan personalia, pengelolaan sarana dan prasarana, pengelolaan administrasi kearsipan, dan pengelolaan administrasi keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian tersebut dapat dipahami bahwa peran kepala sekolah sebagai administrator dapat dilihat pada kemampuan pengelolaan kurikulum, pengelolaan administrasi peserta didik, pengelolaan personalia, pengelolaan sarana dan prasarana, pengelolaan administrasi kearsipan, dan pengelolaan administrasi keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) Kepala Sekolah sebagai supervisor&lt;br /&gt;kepala sekolah mempunyai tugas sebagai supervisor. Kepala sekolah sebagai supervisor dimaksudkan untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap guru-guru dan personel lain untuk meningkatkan kinerja mereka. Kepala sekolah sebagai supervisor bertugas mengatur seluruh aspek kurikulum yang berlaku di sekolah agar dapat memberikan hasil yang sesuai dengan target yang telah ditentukan. Aspek-aspek kurikulum yang harus dikuasai oleh kepala sekolah sebagai supervisor adalah materi pelajaran, proses belajar mengajar, evaluasi kurikulum, pengelolaan kurikulum, dan pengembangan kurikulum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sergiovani dan Starrat (dalam Mulyasa, 2005) menyatakan bahwa “ Supervision is a process designed to help teacher and supervisor team more about their practice, to better able to use their knowledge and skills to better serve parents and schools and to make the school a more effective learning community".&lt;br /&gt;Dari uraian di atas dapat dipahami bahwa peran utama kepala sekolah sebagai supervisor adalah menyusun dan melaksanakan program supervisi pendidikan serta memanfaatkan hasilnya yang diwujudkan dalam, program supervisi kelas, kegiatan ekstra kurikuler, serta peningkatan kinerja tenaga kependidikan dalam upaya pengembangan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d) Kepala sekolah sebagai leader&lt;br /&gt;Wahjosumidjo (1999) mengatakan bahwa kepala sekolah sebagai leader harus memiliki karakter khusus yang mencakup kepribadian, keahlian dasar, pengalaman dan pengetahuan profesional, serta pengetahuan administrasi dan pengawasan. Kepala sekolah sebagai leader memiliki visi dan mempunyai peranan dalam mengelola visi menjadi sebuah kenyataan. Untuk menjadi pemimpin yang efektif menggunakan analitis yang dikembangkan dengan baik dan kemampuan intelektual dalam membimbing para staf dalam proses mengidentifikasi masalah-masalah, keterampilan politik dan manajemen untuk menyelesaikan konflik dan mampu membuat berbagai rencana kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat di atas dapat memberikan gambaran bahwa peran kepala sekolah sebagai leader harus memiliki kepribadian yang kuat, memahami kondisi guru dengan baik, memiliki visi dan misi sekolah, memiliki kemampuan mengambil keputusan yang partisipatif dan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/374377208910007765-3723996113512206648?l=agus-hakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agus-hakim.blogspot.com/feeds/3723996113512206648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/10/peran-kepala-sekolah-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/3723996113512206648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/3723996113512206648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/10/peran-kepala-sekolah-dalam.html' title='Peran Kepala Sekolah dalam Mengefektifkan Organisasi Sekolah'/><author><name>Headmaster SMANCI ONLINE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00495578494945490970</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_eGx-1q7rkjc/ShQn6XrvxTI/AAAAAAAAAAM/yfwR5wSzZQA/S220/image9583039.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-374377208910007765.post-2505145271273217449</id><published>2009-10-16T00:12:00.002+07:00</published><updated>2009-10-16T00:16:41.180+07:00</updated><title type='text'>Kepala Sekolah Dituntut Menjadi Manajer Andal</title><content type='html'>Kepala sekolah adalah guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Oleh karena itu, kepala sekolah pun masih memiliki beban mengajar sebanyak enam jam pelajaran per minggu. Kondisi seperti ini seyogianya menjadi acuan bagi kepala sekolah menjalankan tugas pokok dan fungsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah mempunyai tugas pokok antara lain sebagai educator, manager, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator. Sementara fungsi kepala sekolah yaitu sebagai komunikator, motivator, inovator, fasilitator, dinamisator, transformator, stimulator, pelaksana dan pengembang kurikulum serta sebagai pembimbing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan tugasnya kepala sekolah mempunyai mitra kerja yakni guru dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah tersebut. Kepala sekolah sebagai manajer di sekolah akan mendapatkan dukungan dari mitranya apabila menjaga hubungan yang harmonis dengan mitra kerjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru adalah salah satu roda yang menggerakkan aktivitas di sekolah, adapun kepala sekolah sebagai mesin yang dapat menghidupkan dan pengendali motor. Keduanya perlu keseimbangan agar dapat berjalan seiring sejalan dan seirama dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Tatkala antara kepala sekolah dan guru serta tenaga kependidikan tercipta iklim atasan dan bawahan maka tanggung jawabnya hanya akan sebatas menggugurkan kewajiban dalam menjalankan tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keteladanan kepala sekolah lebih berharga daripada teguran kepala sekolah dalam bekerja. Artinya, ketika seorang kepala sekolah penuh keteladanan dalam menjalankan tugas maka guru dan tenaga kependidikan akan berpikir dan berupaya bekerja seperti yang dilakukan seorang kepala sekolah. Inilah sistem yang perlu dipertahankan di sekolah agar tercipta iklim yang dinamis dan kondusif. Sebagai adat orang timur tampaknya demokrasi dalam kepemimpinan kepala sekolah mempunyai keunggulan untuk menjalin kebersamaan dan kekeluargaan di antara warga sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dalam kondisi yang memaksa kepala sekolah pun boleh bersikap otoriter. Misalnya untuk sesuatu yang urgen dan perbuatan melenceng terlalu jauh dari aturan, gaya kepemimpinan otoriter dapat diterapkan. Gaya kepemimpinan dan keteladanan kepala sekolah akan mewarnai keberhasilan dalam pencapaian tujuan di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian sebagian tugas kepala sekolah kepada guru bukan hal yang tabu, karena merupakan salah satu bentuk pengaderan yang diperlukan untuk pengembangan profesionalisme guru. Kepala sekolah mempunyai kewenangan menilai kinerja guru sekaligus memiliki hak membimbing kompetensi guru melalui sistem pembinaan profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesionalitas tidak dilihat dari usia, pangkat, serta golongan, namun berdasarkan kompetensi profesional yang dimilikinya. Kondisi ini sudah terlihat di beberapa sekolah, usia kepala sekolah lebih muda daripada guru dan tenaga kependidikan lainnya. Namun, hal ini tidak menghalangi kepala sekolah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah mempunyai kewajiban untuk meningkatkan profesionalitas guru. Kompetensi profesional guru harus senantiasa berkembang seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kepala sekolah sesuai dengan tugasnya harus dapat memotivasi guru dalam meningkatkan profesionalitasnya yaitu dengan memberikan kesempatan untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau mengirimkan guru untuk mengikuti berbagai jenis pendidikan dan pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah bahwa di era globalisasi ini diperlukan kepala sekolah yang inovatif, kreatif, dan inisiatif serta mampu bekerja sama secara harmonis dengan semua pihak terutama dengan para guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : PR 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/374377208910007765-2505145271273217449?l=agus-hakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agus-hakim.blogspot.com/feeds/2505145271273217449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/10/kepala-sekolah-dituntut-menjadi-manajer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/2505145271273217449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/2505145271273217449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/10/kepala-sekolah-dituntut-menjadi-manajer.html' title='Kepala Sekolah Dituntut Menjadi Manajer Andal'/><author><name>Headmaster SMANCI ONLINE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00495578494945490970</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_eGx-1q7rkjc/ShQn6XrvxTI/AAAAAAAAAAM/yfwR5wSzZQA/S220/image9583039.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-374377208910007765.post-889209589437924815</id><published>2009-07-29T22:46:00.002+07:00</published><updated>2009-07-29T22:52:58.967+07:00</updated><title type='text'>5 KOMPETENSI KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH</title><content type='html'>1. Kompetensi Kepribadian&lt;br /&gt;• Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia, dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Memiliki Integritas kepribadian sebagai pemimpin&lt;br /&gt;• Memiliki keinginan yang kuat dalam pengembangan diri sebagai kepala sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi&lt;br /&gt;• Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Memiliki bakat dan minat jabatan sebagai pemimpin pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kompetensi Manajerial&lt;br /&gt;• Menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan&lt;br /&gt;• Mengembangkan organisasi sekolah/madrasah sesuai dengan kebutuhan&lt;br /&gt;• Memimpin sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah/madrasah secara optimal&lt;br /&gt;• Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah/madrasah menuju organisasi pembelajar yang efektif&lt;br /&gt;• Menciptakan budaya dan iklim sekolah/madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik&lt;br /&gt;• Mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal&lt;br /&gt;• Mengelola sarana dan prasarana sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan secara optimal&lt;br /&gt;• Mengelola hubungan sekolah/madrasah dan masyarakat dalam rangka pencarian dukungan ide, sumber belajar, dan pembiayaan sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan peserta didik baru, dan penempatan dan pengembangan kapasitas peserta didik&lt;br /&gt;• Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional&lt;br /&gt;• Mengelola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip pengelolaan yang akuntabel, transparan dan efisien&lt;br /&gt;• Mengelola ketatausahaan sekolah/madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Mengelola unit layanan khusus sekolah/madrasah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Mengelola sistim informasi sekolah/madrasah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan&lt;br /&gt;• Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah/madrasah dengan prosedur yang tepat, serta merencanakan tindak lanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kompetensi Kewirausahaan&lt;br /&gt;• Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif&lt;br /&gt;• Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa sekolah/madrasah sebagai sumber belajar peserta didik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kompetensi Supervisi&lt;br /&gt;• Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru&lt;br /&gt;• Melaksanakan supervisi akademik dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat&lt;br /&gt;• Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kompetensi Sosial&lt;br /&gt;• Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/madrasah&lt;br /&gt;• Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan&lt;br /&gt;• Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/374377208910007765-889209589437924815?l=agus-hakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agus-hakim.blogspot.com/feeds/889209589437924815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/07/5-kompetensi-kemampuan-kepala-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/889209589437924815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/889209589437924815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/07/5-kompetensi-kemampuan-kepala-sekolah.html' title='5 KOMPETENSI KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH'/><author><name>Headmaster SMANCI ONLINE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00495578494945490970</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_eGx-1q7rkjc/ShQn6XrvxTI/AAAAAAAAAAM/yfwR5wSzZQA/S220/image9583039.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-374377208910007765.post-1125423238474359244</id><published>2009-05-28T00:28:00.000+07:00</published><updated>2009-06-08T20:26:10.626+07:00</updated><title type='text'>PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJERIAL DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL</title><content type='html'>Tahun 2006 Departemen Pendidikan Nasional, telah memilih dan menetapkan 260 SMP/SMA/SMK yang berpotensi untuk dirintis menjadi sekolah bertaraf internasional (RSBI) . Sejumlah program rintisan, dalam bentuk kebijakan, program, dan kegiatan, telah diupayakan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekolah-sekolah tersebut sehingga semakin berpotensi untuk menjadi sekolah bertaraf internasional. Lebih lanjut pada Tahun 2007 pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan pemerintah daerah kembali memiliki 310 SMP/SMA/SMK untuk dirintis menjadi sekolah bertaraf internasional, sehinggasampai tahun 2007 telah ditetapkan 570 sekolah SMP/SMA/SMK menjadi rintisan sekolah bertaraf internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan sekolah bertaraf internasional di Indonesia masih mengalami beberapa kendala. Salah satu diantaranya adalah terbatasnya kemampuan tenaga kependidikan dan pendidik didalam menjalankan proses  pendidikan dan pembelajaran sesuai dengan standar Internasional. Sehubungan dengan kendala tersebut, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) melalui Subdit Pendidikan Menengah , Direktorat Tenaga Kependidikan telah memberikan Block Grant bagi sekolah yang terpilih menjadi rintisan sekolah bertaraf internasional pada Tahun 2007 , khususnya untuk pengembangan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan sekolah-sekolah yang dirintis menjadi sekolah bertaraf internasional. Pemberian Block Grant pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan rintisan sekolah bertaraf internasional Tahun 2008 secara khusus diperuntukkan bukan pengadaan sarana dan prasarana, melainkan untuk mengembangkan kemampuan Pendidik dan Tenaga Kependidikan sekolah-sekolah yang ditetapkan sebagai rintisan sekolah bertaraf internasional. Block Grant ini diperuntukan peningkatan:&lt;br /&gt;(1) kualitas kepemimpinan kepala sekolah;&lt;br /&gt;(2) kemampuan berbahasa Inggris Pendidik dan Tenaga Kependidikan;&lt;br /&gt;(3) kemampuan guru bidang studi IPA (SMP), bidang MIPA (SMA), dan inti kejuruan (SMK) dalam pengembangan pembelajaran dengan berbahasa Inggris; dan&lt;br /&gt;(4) kemampuan guru dalam pengembangan pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan program dan kegiatan untuk penggunaan dana blockgrant pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan disesuaikan dengan tingkat prioritas kebutuhan masing-masing sekolah RSBI dalam rangka menuju kesiapan sekolah RSBI menjadi sekolah bertaraf internasional. Sesuai dengan Pedoman Penjaminan Mutu RSBI yang ditetapkan Menteri Pendidikan Nasional Tahun 2007 yang berbunyi Kepala Sekolah/Madrasah bervisi Internasional mampu membangun jejaring internasional, memiliki kompetensi manajerial, serta jiwa kepemimpinan dan entrepreural yang kuat, maka salah satu kegiatan blockgrant dari Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) yang diterima kepala sekolah RSBI SMP/SMA/SMK dipergunakan untuk membiayai kegiatan training dan benchmarking ke luar negeri diantaranya Republik Rakyat China, Turki, Malaysia, Jerman, dan New Zealand. Direktorat Tenaga Kependidikan membantu memfasilitasi secara administrasi , sedangkan pelaksanaan training dilakukan oleh Universitas, Institut dan lembaga pendidikan luar negeri yang terakreditasi seperti Institut Aminuddin Baki Malaysia, Universitas Heibei China, Institusi Pendidikan Kejuruan (Vocational) khusus Teknologi di Jerman bekerjasama dengan InWent Jerman , Lembaga/Institusi Pendidikan Kejuruan (Vocational) di New Zealand dan Lembaga/Institusi Pendidikan PASIAD di Turki.  Kerjasama kepala sekolah RSBI dengan Republik Rakyat China merupakan perwujudan kerjasama negara-negara E9 yang telah di delegasikan di Bali Tahun 2008 dan Senior Official Meeting negara-negara E9 yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2008 di Departemen Pendidikan Nasional sedangkan kerjasama kepala sekolah RSBI dengan PASIAD Turki merupakan perwujudan secara nyata dari MoU antara Mendiknas RI dengan Mendiknas Turki yang disepakati Tahun 2008 di Ankara Turki.Direktorat Tenaga Kependidikan berkolaborasi dengan Direktorat Pembinaan SMK Ditjen Mandikdasmen; untuk memfasilitasi kepala sekolah RSBI SMA/SMK yang mengikuti training dan benchmarking ke Jerman dan New Zealand.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/374377208910007765-1125423238474359244?l=agus-hakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agus-hakim.blogspot.com/feeds/1125423238474359244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/05/page-1-peningkatan-kemampuan-manajerial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/1125423238474359244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/1125423238474359244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/05/page-1-peningkatan-kemampuan-manajerial.html' title='PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJERIAL DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL'/><author><name>Headmaster SMANCI ONLINE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00495578494945490970</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_eGx-1q7rkjc/ShQn6XrvxTI/AAAAAAAAAAM/yfwR5wSzZQA/S220/image9583039.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-374377208910007765.post-3019046748188730895</id><published>2009-05-20T22:45:00.000+07:00</published><updated>2009-05-20T22:46:27.257+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Kepala Sekolah yang Profesional</title><content type='html'>&lt;span lang="SV"&gt;Salah satu aspek kepemimpinan di dunia pendidikan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;adalah kepemimpinan di suatu sekolah. Sekolah sebagai unit kerja dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah. Perkembangan percaturan globalisasi melanda dunia pendidikan. Tak luput sorotan tentang Kepala Sekolahpun mulai tajam.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Untuk dapat bersaing di era globalisasi, maka diperlukan Kepala &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Sekolah–Kepala Sekolah yang profesional.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Kepala Sekolah yang profesioanl tak terlepas dari paradigma kepemimpinan pada umumnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Tidak mudah menjadi Kepala Sekolah yang profesional. Banyak hal yang harus dikuasi dan dipahami dengan berbagai pendekatan dan strategi. Kepala Sekolah menjadi figur sentral dan harus menjadi teladan bagi para tenaga kependidikan. Bukan hanya karena lamanya pengabdian,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;namun&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;idea-idea cemerlang diperlukan untuk mempersiapkan kader bangsa melalui penggodogan pendidikan di lembaga pendidikan yang disebut sekolah. Jadi sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah harus dapat menangkap misi dan visi masa depan sekolah. Sehingga eksistensinya sebagai lmbaga pencetak kader bangsa tetap relevan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Sekolah merupakan salah satu masyarakat khusus,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang mempunyai latar belakang dan pemahaman serta tujuan yang kadang berbeda-beda. Hal itu dapat menimbulkan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;adanya konflik&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;maka sebagai Kepala Sekolah harus sudah mempersiapkan diri untuk dapat mengatur dan meredamnya. Peredaman konflik itu dabahas dalam bagian&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;manajemen konflik.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Pengetahuan pengetahuan praktis kepemimpinan dan contoh yang dipaparkan secara luas dalam buku ini dalam rangka menyukseskan program Manajemen Berbasis Sekolah ( MBS ), dan KBK. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/374377208910007765-3019046748188730895?l=agus-hakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://agus-hakim.blogspot.com/feeds/3019046748188730895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/05/menjadi-kepala-sekolah-yang-profesional.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/3019046748188730895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/374377208910007765/posts/default/3019046748188730895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://agus-hakim.blogspot.com/2009/05/menjadi-kepala-sekolah-yang-profesional.html' title='Menjadi Kepala Sekolah yang Profesional'/><author><name>Headmaster SMANCI ONLINE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00495578494945490970</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_eGx-1q7rkjc/ShQn6XrvxTI/AAAAAAAAAAM/yfwR5wSzZQA/S220/image9583039.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
